Rhoma Irama; Cuma Kamu Begadang Kehilangan Tongkat - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Sabtu, 15 Maret 2014

Rhoma Irama; Cuma Kamu Begadang Kehilangan Tongkat

Miris rasanya mengetahui perihal Raja Dangdut Rhoma Irama yang tersandung masalah omongannya terkait Pemilukada DKI.

Sebagai seorang yang termasuk anggota PBR (Penggemar Berat Rhoma), saya turut menyayangkan omongan beliau yang mendukung salah satu Cagub DKI, dengan pernyataan yang berbau SARA, yang semestinya tak perlu sampai keluar dari seorang public figur, apalagi di bulan puasa yang mewajibkan umat Islam mengekang segala bentuk hawa nafsunya.

Banyak kritik yang tertuju terhadap Bang Rhoma, tidak saja dari mereka yang bukan penggemar, namun tak sedikit yang juga berasal dari para penggemar beliau.

Para penggemar Rhoma Irama sudah lama memendam KERINDUAN akan figur beliau yang sejuk laksana seorang SATRIA BERGITAR yang BERKELANA dengan GITAR TUA-nya menyempaikan NADA DAN DAKWAH.

Kata-kata beliau yang keluar mengalir laksana masih berjiwa DARAH MUDA, meski terdengar SYAHDU, sanggup mengalahkan NYANYIAN SETAN.
Pembawaannya yang SANTAI, tak jarang membuat orang PENASARAN.


Semoga dengan omongan yang berbau dukungan terhadap Foke, Bang Rhoma tidak sedang berJUDI, apalagi seolah orang yang sedang mabuk MIRASANTIKA.
Ingatlah wahai Bang Rhoma, hidup ini SIFANA dan pasti KIAMAT. Maka selaku seorang pelaku SENI, akan lebih baik membuat orang-orang berJOGET sambil berdendang DO MI SOL, asalkan ingat waktu jangan BEGADANG.


Wahai Bang Rhoma, jangan sampai karena omongan berbau SARA itu anda jadi KEHILANGAN TONGKAT, sehingga berjalan tertatih seperti SIBUTA.
Sudahlah, lebih baik anda berikan alasan yang jelas, RUJUK saja dengan semua para penggemarmu yang 135 JUTA, agar kita semua masih bisa BERDENDANG. Ingatlah, CUMA KAMU yang masih pantas jadi Raja Dangdut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.