1 dari 5 Remaja Putri Hamil di Luar Nikah - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Selasa, 25 Maret 2014

1 dari 5 Remaja Putri Hamil di Luar Nikah

“Tren muda-mudi saat ini berhubungan seksual diluar pernikahan, semakin muda dan dini, jalan satu-satunya yakni meningkatkan pengetahuan yang cukup untuk ilmu reproduksi, agar nantinya remaja mengetahui dan paham bagaimana resiko pernikahan dini,” ujar Plt. Kepala BKKBN, DR. Sudibyo Alimoeso, MA dalam diskusi dengan Ketua PBNU, KH Said Agil tentang ‘Pandangan Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat, Pesantren Terhadap Kehidupan Sex Di kalangan Remaja’ di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Februari 2013. (www.okezone.com)

Menurut data BKKBN, sejumlah 20,9 persen remaja putri hamil diluar nikah. Ini jelas merupakan angka yang cukup tinggi, yang mana secara hitung-hitungan berarti diantara 5 remaja putri terdapat 1 orang yang hamil diluar nikah, atau 4 berbanding 1.

Kesalahan bisa saja dialamatkan ke para orangtua yang sangat sibuk sehingga tak punya waktu memberi perhatian dan pengawasan terhadap remaja putrinya. Namun sebenarnya terdapat beberapa faktor lain yang menjadi pemicu hubungan sex bebas pra nikah, misalnya lingkungan pergaulan baik di rumah, diluar rumah dan sekolah. Kemudian pengaruh dari tontonan yang tidak edukatif yang kemudian dijadikan tuntunan. Tak sedikit tontonan media massa audio visual; televisi, yang menayangkan tontonan berupa sinetron remaja yang tak mendidik yang kemudian ditiru atau minimal melakukan coba-coba yang akhirnya keterusan.
Selain itu kita tak memungkiri keberadaan peralatan (gadget) canggih yang fungsinya tidak saja untuk berkomunikasi, tapi juga mengakses situs-situs porno lalu kemudian menyimpannya untuk dijadikan tontonan.
Tudingan terhadap situs-situs sosial media seperti Facebook, Twitter, dan sejenisnya, juga menjadi sah saja kita lakukan. Karena sudah bukan rahasia bila halaman sosial media itu juga digunakan untuk menayangkan pornografi dan pornoaksi.


Jika hari ini terdapat data 20,9 persen remaja putri hamil diluar nikah, tak menutup kemungkinan tahun-tahun ke depannya angka data itu terus meningkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.