Rejeki Seret Rumah yang Dipersalahkan - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Minggu, 30 Maret 2014

Rejeki Seret Rumah yang Dipersalahkan


Sudah 2 Kepala Keluarga yang berpindah dari rumah kontrakan sebelah tempat aku dan keluarga tinggal, kebetulan kontrakan yang aku bersama keluarga tempati cuma 2 pintu.

Sebenarnya kami sekeluarga sudah merasa cocok bertetannga dengan mereka yang pindah itu.

Terlepas cocok atau tidak dengan tetangga, yang menjadi kami tak habis pikir adalah alasan mereka pindah sama, yakni rumah yang mereka tempati itu tidak meningkatkan rejeki dan penghasilan mereka.

Adapun aku sekeluarga tak merasakan apa yang menjadi alasan kedua keluarga yang berpindah itu. Bagi kami, terutama aku, masalah rejeki itu sudah diatur dan ditentukan oleh Tuhan, manusia cuma berusaha dan berupaya.  “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka.” (QS Arra’d : 13)

Dengan mengamati kehidupan bekas tetangga kami itu, maka aku pikir ayat Qur’an diatas benar adanya. Selama kami bertetangga, kepala keluarga tetangga kami sehari-harinya kebanyakan menghabiskan waktunya mengurusi ayam aduan dan burung. Selain itu bekas tetangga kami itu, jika memperoleh rejeki, duitnya dibelikan nomor Togel (Toto Gelap). “Tetangga kita itu kalau beli Togel bisa mencapai jutaan rupiah,” ungkap istriku yang sangat akrab dengan bekas tetangga kami itu.

Pengganti tetangga yang pindah itu, keluarga kecil dengan seorang anak yang masih bayi. Sang suami, tak jelas pekerjaannya apa, sering pulang larut malam. Istrinya tak jarang curhat ke kami tentang suaminya yang tak beroleh hasil. Dan tak jarang si suami hanya berdiam di rumah seharian, cuma tidur.

Aku pikir lagi, jelas saja rejeki dan penghidupan tak juga meningkat kalau sumber usaha tak jelas. Nah, justru rumah yang dipersalahkan tak membawa rejeki, wallahu a’lam bissawab. Aku pribadi tak mempercayai hal lain seperti perhitungan orang Tiongkok terkait tempat tinggal; Feng Shui.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.