Ronaldo, Messi, Irfan dan Andik Bermain Sepakbola Bersama - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Kamis, 06 Maret 2014

Ronaldo, Messi, Irfan dan Andik Bermain Sepakbola Bersama

Untuk bermimpi seseorang tak perlu membayar. Jika untuk bermimpi saja tak bisa, apa yang dapat dilakukan ?

Seorang anak berumur sekitar 8 tahunan dengan gagahnya menggiring bola mengecoh beberapa orang teman sebayanya. Si anak ini mengenakan kaos kostum mirip milik klub sepakbola Barcelona, lengkap dengan nomor punggung 10 dibawah tulisan nama Messi. Sementara teman-teman yang menjadi lawan mainnya, tak mau kalah, berkostum yang juga mirip klub sepakbola terkenal lainnya.

Jadilah di lahan kosong untuk pembangunan perumahan dekat tempat tinggalku itu, berkumpul belasan anak-anak tanggung sedang bermain sepakbola yang bolanya terbuat dari plastik.
Yang menarik adalah kostum yang mereka kenakan bermacam-macam. Maka di lahan kosong pada sore hari itu, berkumpul para pemain sepakbola terkenal berbaur dengan pesepakbola tanah air, ada Messi, Ronaldo, Nasri, Fabregas, Rooney, Ozil, Persie, Drogba, Irfan, Gonzales, andik, dllnya.
Aku pun yang menyaksikan anak-anak itu bermain sepakbola, membayangkan seolah yang sedang bermain tersebut benar-benar pemain hebat sesuai masing-masing nama di kostum yang sedang mereka pakai. Dan jika melihat terdapat nama-nama pemain lokal, aku pun berharap suatu saat nanti benar-benar terjadi pesepakbola dari negeri bisa sejajar dan bergabung dengan pesepakbola terkenal mancanegara, seperti halnya anak-anak itu bergabung.


Dalam perkiraanku yakin anak-anak itu mengidolakan masing-masing pemain bola sesuai nama yang kostumnya sedang mereka pakai. Dan tentunya mereka ingin sehebat para pesepakbola itu. Untunglah diantaranya terdapat anak-anak yang masih mengenakan kostum yang bernama pesepakbola negeri ini.
Dalam hatiku biarlah anak-anak tersebut masing-masing berharap dan bermimpi menjadi pemain sepakbola yang hebat. Memang bermimpi tak perlu membayar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.