Ada Yang Mau Boikot Produk Yahudi ? - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Senin, 18 Desember 2017

Ada Yang Mau Boikot Produk Yahudi ?

Dengan mengucapkan permohonan maaf yang tiada terhingga saya tak mampu untuk ikut memboikot produk Yahudi. Apa hal ? Karena saya mengetik tulisan ini menggunakan perangkat yang diproduksi oleh Microsoft, yang satu diantara pengembangnya adalah Steve Anthony Ballmer, atau 1 dari 30 orang pertama yang diperkerjakan oleh William (Bill) Gates, Pendiri Microsoft. Steve A Ballmer merupakan Chief Executive Officer (CEO) Microsoft.

Hal lainnya yang juga menjadikan saya tak berdaya ikut memboikot produk Yahudi, ya ini; Mbah Google, Si Pencari Jejak dunia maya paling populer.
Mbah Google sendiri entah dimana saat ditemukan oleh Larry Page (Lawrence Edward Page) di tahun 1995 bersama Co Founder-nya bernama Sergey Brin, yang lahir di Uni Sovyet dari pasangan Yahudi Mikhail dan Evgenia Brin. Dan Larry Page sendiri merupakan keturunan Yahudi dari ibunya.

Nah, jika anda menggunakan perangkat komputer dengan merk Dell, maka anda dipastikan bingung untuk memboikot produk Yahudi. Karena perangkat merk Dell itu diproduk oleh perusahaan yang didirikan oleh Michael Dell yang terlahir dari keluarga Yahudi di Texas USA.

Ini lagi nih, Oracle System Corporation, didirikan oleh Lawrence Ellison, perusahaan software besar, adalah juga milik keturunan Yahudi.

Nah, ini nih yang paling ga bisa dihindari.
Facebook, didirikan oleh pria keturunan Yahudi, Mark Elliot Zuckerberg. Ada yang sanggup boikot Facebook ? Silakan, setelah baca tulisan saya ini pastikan anda telah hilang dari jejak media jejaring sosial paling terkemuka di dunia ini entah akhirat, hehehe.......

Terkait urusan boikot-boikotan terhadap produk Yahudi ataupun keturunannya ini; mestilah dicermati terlebih dahulu. Tepatnya mestilah ada pemilahan berdasarkan logika yang valid bukan semata-mata perasaan. Karena tidak semua orang Yahudi itu mendukung dan membantu tindakan Negara Israel yang mengklaim sebagai negaranya orang Yahudi. Istilahnya tak semua orang Yahudi jahat, dan tak semua yang jahat itu identik dengan Yahudi.

Jika kita mau membuka sedikit pikiran kita selaku umat Islam, terdapat diantara Ummul Mukminin atau istri Baginda Rasul Allah SAW yang berasal dari keturunan Yahudi Bani Nadhir, yakni Shafiyah binti Huyay, lengkapnya Shafiyah binti Huyaybin Akhtab bin Sa’yah bin Amir bin Ubaid bin Kaab bin al-Khazraj bin Habib bin Nadhir bin al-Kham bin Yakhurn, termasuk keturunan Harun bin Imran bin Qahits bin Lawi bin Israel bin Ishaq bin Ibrahim.
Shafiyah dinikahi Rasul SAW setelah penaklukkan suku Yahudi di Khaibar, yang mana Huyay bin Akhthab, pemimpin Yahudi Bani Nadhir atau ayah Shafiyah mati terbunuh.

Setelah membaca tulisan saya ini silakan berpikir apakah akan memboikot produk Yahudi atau tidak, itu hak anda, kalian. Yang jelas saya tidak akan baper ikutan boikot (jika memang benar-benar terjadi) dikarenakan alasan ikut solidaritas bela Palestina yang nota bene rakyatnya tak semua beragama Islam tapi terdapat juga yang Nasrani bahkan Yahudi.
Masalah Palestina tak akan pernah selesai hingga kapanpun jika selalu ditempatkan pada persoalan sentral antara agama Islam dan agama Yahudi terkecuali pada permasalahan siapa pemilik sebenarnya tanah Palestina tersebut; apakah Bangsa Arab yang datang pasca penaklukkan oleh tentara Islam, ataukah milik Bangsa Israel yang terusir dari sana, dan siapa itu Bangsa Filistin yang namanya identik dengan sebutan Palestina.

Yang jelas Presiden USA, Donald Trump (mestinya + et biarjadi Trumpet) lah yang keblinger bisa-bisanya membuat pengakuan sepihak atas Yerusalem sebagai ganti Tel Aviv ibukota Negara Israel. Mestinya si Trumpet itu bikin voting dulu lah ke rakyatnya, atau tanya-tanya tetangga kek sebelum njeplak gitu. Misalkan tanya ke Pakde Jokowi biar ibukota Israel jangan di Yerusalem tapi di tempat lain misalkan di Las Vegas, Broadway atau Hollywood, hehehe.......Jangan tanya ke saya bisa-bisa saya usulkan ke pulau-pulau reklamasi di Teluk Jakarta, hahaha.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.