Taat Berlalulintas Sesaat Bila Ada Petugas - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Senin, 07 Oktober 2019

Taat Berlalulintas Sesaat Bila Ada Petugas

Courtesy : indraharyu

Tak sedikit orangtua yang bangga akan anaknya yang belum berumur 18 tahun ke atas, masih sekolah, tapi sudah mengendarai sepeda motor sendiri.
"Anakku sudah sejak SMP kelas 1 sudah pakai sepeda motor sendiri ke sekolah tak perlu saya antar lagi."

"Anakku sih baru di kelas 1 SMA baru bisa mengendarai sepeda motor sendiri tapi dia bisa bawa sepeda motor manual maupun yang matic."

Itulah kalimat yang sering kita dengar dari para orantua yang membanggakan anak-anaknya yang sudah mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah dan bahkan kemana saja setiap hari. 

Orangtua yang keblinger, tolol, pandir.
Kalimat inilah yang patut ditujukan kepada mereka yang sama sekali tak sayang kepada anak-anaknya itu. Mereka mengira dengan memperbolehkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor sendiri itu sebagai bentuk kasih sayang padahal mereka sedang mempersiapkan maut yang suatu saat dan kapan saja menjemput anak-anak itu.
Apalagi para anak sekolah yang tak sedikit mengendarai sepeda motor sesukanya; tanpa helm, melanggar rambu-rambu, berkendara lebih dari 2 orang, dan jelas tanpa SIM pula. Ini selain membahayakan diri mereka sendiri juga dapat membahayakan para pengguna jalan lainnya

Untuk itulah karena keperihatinan banyak pihak akan sikap berlalulintas yang tak taat ini terutama para anak di bawah umur, terutama pihak Kepolisian, diadakanlah Millenial Road Safety Festival di seluruh Indonesia. 

Tingkat ketaatan dan kepatuhan yang sangat rendah terhadap aturan berlalulintas lah yang membuat banyak pihak jadi peduli keselamatan

Sebenarnya sasaran berkendara yang aman bagi diri sendiri dan orang lain ini berlaku bagi tiap pengguna jalan umum, tidak saja bagi yang menggunakan kendaraan bermotor tapi juga bagi pejalan kaki; agar tak menyeberang jalan sembarangan.
Pengguna kendaraan lain yang tak bermotor juga mesti taat aturan, misalkan sepeda kayuh, becak, gerobak; untuk tidak seenaknya jalan saat berada di lampu merah, karena mereka juga adalah para pengguna jalan.

Pihak Kepolisian tampaknya harus benar-benar melaksanakan tugasnya dengan tegas terutama di daerah. Karena masih banyaknya para pengendara bermotor yang sambil menyetir, sambil jalan juga sambil menggunakan ponsel, juga tak sedikit baik sopir maupun penumpangnya yang tak memakai safety atau seat belt alias sabuk pengaman

Akhirnya masalah keselamatan dan taat aturan berkendara ini kembali ke masing-masing individu, yang jelas masyarakat kita ini kebanyakan hanya taat sesaat, belum sadar keselamatan terkecuali jika ada petugas. Dan tak jarang sudah salah namun merasa benar sendiri dan melawan petugas.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.