Ternyata Menghindari Neraka Itu Mudah ? - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Minggu, 05 April 2020

Ternyata Menghindari Neraka Itu Mudah ?

Bulan puasa atau bulan ramadhan tak lama akan tiba, sekitar 2 pekan ke depan telah akan memasuki bulan yang dianggap suci oleh umat Islam di seluruh dunia.

Entah kapan dan siapa yang memulainya setiap kali akan memasuki pertengahan bulan Sya'ban pada kalender Hijriyah atau setengah bulan sebelum bulan Ramadhan, selalu muncul anjuran untuk memuliakan bulan Sya'ban yang disebarkan kemana-mana apalagi kini mudah dengan melalui media sosial dan sejenisnya.

Seperti anjuran di bawah ini.

Anjuran yang sangat menggampangkan bahwa seseorang hanya dengan memberitahukan datangnya nisfu (pertengahan) bulan Sya'ban, maka haram baginya api neraka.

Itu anjuran yang tidak utuh, tak semestinya disebarkan, karena hanya membuat tiap orang berbeda-beda menanggapinya terutama mereka yang mengaku beragama Islam tapi malas melaksanakan ibadah alias ingin gampangnya saja namun menghendaki masuk surga.

Kalau saja hanya dengan memeritahukan kedatangan nisfu Sya'ban lalu seseorang tak akan dimasukkan ke neraka, maka ini jauh lebih gampang daripada seorang Nasrani yang mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan maka akan diselematkan.

Selanjutnya seperti anjuran di bawah ini pula.

Anjuran seperti ini hanyalah membuat seseorang menjadi malas bahkan enggan berbuat kebaikan. Karena baginya cukuplah memberi petunjuk kepada seseorang lain agar berbuat kebaikan maka ia turut mendapatkan pahala yang sama. 
Misalkan saja ada seseorang yang sangat pelit untuk bersedekah, maka ia bisa mencari seorang yang diketahuinya dermawan agar bersedekah, maka si Pelit pun tak perlu bersedekah cukup si Dermawan yang melakukannya maka si Pelit sama dapat pahalanya seperti si Dermawan yang bersedekah.

Manusia kebanyakan pada dasarnya ingin sesuatu kemudahan yang kalau perlu tak melakukan apapun agar bisa meraihnya termasuk ingin meraih surga (reward) dan terhindar dari neraka (azab). Sedangkan apapun yang ingin dicapai dicita-citakan bukanlah sesuatu yang datang begitu saja tanpa perjuangan dan pengorbanan.

Saya jadi teringat ceramah atau tepatnya guyonan Ustad Abdul Somad yang berseloroh, untuk mendapat surga itu berat ujiannya, kalau ujiannya ringan-ringan saja maka hadiahnya adalah kipas angin. 

Semoga Allah memberkati kita semua, memandu kita semua ke jalan yang lurus yakni jalan yang Allah ridhai, bukan jalan yang Allah murkai, amien.......(ISP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.