Lagu Wajib yang Makin Dilupakan - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Jumat, 14 Maret 2014

Lagu Wajib yang Makin Dilupakan

Miris rasanya melihat penampilan sebuah grup musik yang anggotanya masih terdiri dari anak-anak bau kencur, tapi sudah piawai menyanyikan lagu-lagu cinta.
Penampilan anak-anak ini kusaksikan pada tayangan di sebuah stasiun televisi swasta, tepatnya pada acara yang bertajuk Show Imah yang dipandu oleh seorang selebriti wanita yang sedang naik daun, Soimah. Pada acara tersebut menampilkan sekumpulan anak-anak yang mengusung nama Coboy Junior.


Lebih miris lagi hal yang kutemui di daerahku. Seorang remaja ini sering kulihat memainkan gitarnya dengan piawai, dan sama piawainya dengan menyanyikan lagu-lagu Barat yang lumayan fasih. Suatu kali aku sengaja mendekat ke remaja yang sedang asyik bermain gitar tersebut. Kuberikan pujian atas kepiawaiannya memainkan gitar dan menyanyikan lagu-lagu Barat.

Muncullah niatku saat itu ingin menguji remaja tersebut. Aku pun memintanya menyanyikan sebuah lagu, yakni berjudul “Indonesia Pusaka”. Remaja itu tampak bingung saat aku menyebut judul lagu tersebut. Akhirnya aku pun memberi contoh menyanyikannya di bait pertama;………Indonesia tanah air beta, pusaka…..abadi nan jaya………..
Aku memintanya untuk meneruskan, namun remaja tersebut tak dapat melakukan permintaanku, tidak hapal, padahal lagu tersebut tidak lebih panjang dari lagu Imagine-nya The Beatles.


Kusebutkan lagi beberapa judul lagu lainnya; Satu Nusa Satu Bangsa, Bangun Pemuda Pemudi, Rayuan Pulau Kelapa, dan Sepasang Mata Bola, ia mengaku ada diantaranya yang pernah ia dengar, tapi lagi-lagi tidak hapal.

Aku ingat saat masa sekolah dulu. Guru kami akan memberikan prioritas pulang terlebih dulu di akhir jam pelajaran jika dapat menyanyikan lagu-lagu nasional (istilahnya dulu lagu wajib) secara benar. Kami pun berlomba mengangkat tangan agar mendapatkan giliran pertama untuk dapat menyanyikan lagu yang diminta. Kebanggaan akan menyeruak di dada, tidak saja dapat pulang lebih dulu daripada teman-teman, tapi juga kebanggaan karena dapat hapal lagu-lagu nasional dengan benar.

Ironis sekali kini, lagu-lagu yang memiliki nilai historis itu hanya dinyanyikan pada acara-acara resmi kenegaraan. Lagu-lagu yang dapat membangkitkan semangat nasionalisme itu kalah dan terpuruk oleh lagu-lagu Justin Bieber, Lady Gaga, Rihanna, Scorpion, Gun N Roses, Queen, Super Junior, dan lainnya.
Kupikir untuk membangkitkan rasa nasionalisme, tak perlu muluk-muluk melakukan hal-hal yang besar dan rumit. Mencintai lagu-lagu nasional (lagu wajib) tentu lebih mudah dilakukan, yang penting bukan sejenis lagu Iwak Peyek, Belah Duren, Hamil 3 Bulan, Cinta Satu Malam, ataupun Hancur Hatiku milik Olga Syahputra.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.