Ponsel Mereduksi Interaksi Aktif - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Selasa, 11 Maret 2014

Ponsel Mereduksi Interaksi Aktif

Seingatku sudah hampir 2 tahun aku tak bertatap muka dengan seorang adik perempuanku. Padahal kami masih tinggal satu kota dengan jarak antara tempat tinggalku dengan tempat tinggalnya hanya berjarak kurang dari 2 kilometer. Karena kesibukan kami masing-masing, sehingga sangat jarang pula berkomunikasi. Dan seingatku, terakhir kami berkomunikasi kurang dari setahun yang lalu, itupun hanya melalui telpon saat Idul Fitri, saling menyampaikan maaf.
Ini sangat jauh berbeda ketika dimana dulu belasan tahun lalu ketika belum ada yang namanya ponsel, telpon seluler. Meski yang namanya pesawat telpon sudah lama ada, namun waktu itu hanya dimiliki dan dinikmati oleh kalangan berada.

Keluarga kami selalu saling mengunjungi, bertatap muka langsung ketika merasakan kerinduan satu sama lain.

Kini dengan adanya makhluk yang namanya ponsel, kebiasaan megunjungi dan bertatap muka langsung semakin jarang, direduksi oleh peralatan canggih itu. Untuk menyatakan kerinduan cukup menggunakan media ponsel tanpa harus bertemu, apalagi dengan teknologi 3G yang bisa saling bertatapan melalui layar ponsel.

Bila dulu orang-orang di kampung kami akan berkumpul di pos ronda, atau di warung kopi untuk bersosialisasi, kini mereka tak perlu mengotori kaki atau sandalnya turun dari rumah, cukuplah sambil berbaring atau sambil nonton tivi, bersosialisasi melalui facebook atau twitter, BBM-an, minimal saling kirim SMS.

Teknologi memang memberikan kemudahan, memperpendek jarak dan menghemat waktu, tapi menghilangkan interaksi secara langsung antar individu secara aktif. Contohnya; saat lebaran, cukup angkat telpon atau SMS untuk saling mengucapkan selamat dan maaf tanpa salam-salaman apalagi sungkem oleh yang muda terhadap yang lebih tua.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.