Reformasi Repotnasi - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Senin, 10 Maret 2014

Reformasi Repotnasi

Hari itu 14 tahun yang lalu;
Reformasi !
Para pendamba kebebasan melonjak girang.
Yang t’lah lama merasa tertindas, menarik nafas lega.
Yang tak mengerti apapun, melongo bak sapi ompong.
Anak-anak kecil kasak kusuk tanya apa itu reformasi. Mereka khawatir reformasi akan berarti repotnasi; tetap saja susah, sesulit sebelumnya.


Hari ini setelah berjalan 14 tahun;
Reformasi benar-benar berarti repotnasi bagi banyak warga miskin negeri ini.
Kelas proletar-borjuis tetap saja senjang, bahkan semakin senjang.
Di daerah bermunculan raja-raja kecil, dan para kaum kapitalis baru.
Korupsi merajalela, terus menghinggapi dan menjangkiti mereka yang belum kebagian.
Kolusi terus bergulir kencang mencari bentuknya yang baru.
Nepotisme, diam-diam tetap eksis, disiram oleh kesempatan sehingga subur.


Hari itu 14 tahun lalu, dan hari ini setelah berjalan 14 tahun, yang berubah hanyalah; tragedi ke tragedi transportasi, gagalnya konser Lady Gaga, berbagai kasus hukum korupsi yang prosesnya lebih lamban daripada jalan keong.
Reformasi, repotnasi, korupsi, kolusi, nepotisme, akan tetap dan lebih sering muncul terdengar, sehingga pendengarnya sudah menjadi sangat biasa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.