Telaah Setan atas Penangkapan Raffi Ahmad CS - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Senin, 24 Maret 2014

Telaah Setan atas Penangkapan Raffi Ahmad CS

“Zil, udah tau loe beberapa artis top dicokok petugas BNN ?” tanya Afrit kepada Ujazil, sesama bangsa setan.
“Udah tau kaleee gue dari beberapa media massa milik manusia,” sahut Ujazil sambil memonyongkan mulutnya persis moncong Tukul Arwana, Presenter di sebuah stasiun tipi swasta.


Di Pusat Data dan Informasi Setan (PDIS), beberapa setan yang ahli di bidang komunikasi massa sedang menyimak berita beberapa stasiun tipi dan portal berita yang dikelola manusia.
“Manusia memang hebat, maju pesat hingga menembus dunia maya yang selama ini menjadi kekuasaan kita,” ungkap Kepala PDIS, Kusifer.
“Manusia kini bahkan sudah merambah mengambil alih beberapa tugas kita, yakni tugas menggoda,” cetus Fajjal, yang masih satu turunan dengan Dajjal.
“Betul itu, dengan demikian tugas kita menggoda manusia menjadi ringan karena diambil alih oleh mereka,” ujar Kusifer.




Di ruangan kerja PDIS, para setan sedang menyimak pemberitaan penangkapan Raffi Ahmad, Wanda Hamidah, dan pasangan suami istri Irwansyah dan Zaskia Sungkar.
“Pasti kita yang disalahkan mereka. Biasanya begitu; mereka yang nikmatnya setan yang disalahkan,” kata Kusifer sambil menggebrak meja kerjanya hingga hancur berantakan.


“Sudah enak jadi anggota DPR, wakil rakyat, duit banyak, masih juga ikutan pakai Narkoba, dasar munafik !” geram Afrit.
“Manusia memang begitu, mengaku makhluk paling sempurna, khalifah di muka bumi, nyatanya kelakuan mereka lebih buruk daripada kita bangsa setan,” sela Ujazil sambil menari-nari cekikikan.
“Diam loe, berisik ! Membicarakan kejelekan orang itu hukumnya ghibah, dosa tau, lebih baik sana pergi godain artis yang lain biar juga ikutan bikin dosa,” seru Kusifer seraya menyulap meja kerjanya yang sempat hancur berantakan tadi.


*Para pembaca jangan tersinggung, ini cuma fiktif. Kalau ada diantaranya merasa tersinggung diduga masih ada kaitannya dengan isi tulisan ini, hehehe……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.