Bertelpon Ria di Sepeda Motor, Ponsel Mahal Melayang - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Rabu, 02 April 2014

Bertelpon Ria di Sepeda Motor, Ponsel Mahal Melayang

Bagi para pengendara sepeda motor di jalan yang ramai lalulintas, mulai kini harap berhati-hati. Juga di jalan-jalan yang sepi arus lalulintas, harap pula berhati-hati. Kenapa bisa begitu, serba salah; di tempat ramai salah, di tempat sepi juga salah ?

Pemberitaan di sebuah stasiun tipi, seorang remaja putri yang dibonceng ibunya, sedang bertelpon ria di tengah jalan yang ramai lalulintas, ponsel iPhone versi terbaru seharga Rp 10,2 juta yang digunakannya; dirampas oleh orang tak dikenal sesama pengguna sepeda motor. Meski pelaku perampasan sempat dikejar oleh korban, namun pelaku lebih lihai, akhirnya ke polisi lah tempat mengadu.

Modus baru kejahatan tampaknya terus berkembang menyesuaikan situasi dan tempat. Dan akan terus berkembang dengan inovasi baru baik yang bersifat konvensional maupun yang sudah menggunakan teknologi.


Sekitar dua bulan lalu istriku menjadi korban perampasan dengan modus mengendarai sepeda motor. Di jalan yang lalulintasnya cukup sepi, sepeda motor yang sedang dikenadarai istriku, dipepet oleh dua pria bersepeda motor. Dompet istriku yang ia tempatkan di boks depan sepeda motor matic yang dikendarai istriku; dirampas. Tak kurang dari Rp 4 juta uang tunai berikut beberapa surat penting didalam dompet istriku dibawa kabur oleh pelaku sebelum salah seorang dari pelaku mendorong sepeda motor istriku sehingga roboh. Merobohkan sepeda motor istriku ini dimaksudkan agar istriku tak bisa mengejar pelaku, dan kalaupun melapor ke polisi, juga tak keburu karena pelaku sudah menghilang.

Masih dengan modus menggunakan sepeda motor, seorang pedagang di sebuah komplek pertokoan di daerahku, yang meletakkan kotak berisi rokok di depan tokonya, dengan mudah dibawa kabur oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor. Meski beberapa orang meneriakinya maling, pelaku dengan cepat kabur dan menghilang.

Tidaklah salah jika aturan lalulintas melarang pengguna kendaraan bermotor melalukan komunikasi saat berkendara. Meski aturan tersebut ditujukan ke pengendara yang sedang mengendalikan setiran, tapi juga ternyata efektif bagi penumpang yang berada di belakang pengendara sepeda motor. Ini tentu tak berlaku bagi penumpang yang berada dalam mobil.

Peringatan seperti ini memang lebih tepat ditujukan kepada para pengguna sepeda motor. Selain menggunakan ponsel saat berada di sepeda motor, juga sebaiknya jangan mengenakan perhiasan berharga. Bisa saja Anda tak sedang bertelpon ria diatas sepeda motor, tapi pelaku kejahatan menarik ataupun merenggut perhiasan berharga yang Anda pakai.

Adapun bagi pengendara sepeda motor terutama wanita, sebaiknya jangan meletakkan dompet di boks luar sepeda motor, tempatkan dompet di boks di bawah jok sepeda motor.
Tindak kejahatan itu akan muncul disamping ada niat, kesempatan, juga tergantung situasi dan tempat. Waspadalah……….


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.