Lebay Itu Penjaga Mesjid - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Rabu, 02 April 2014

Lebay Itu Penjaga Mesjid


Inilah kata yang sering diucapkan oleh orang saat ini terutama di perkotaan, yakni kata lebay. Ditulis dengan lebay ataupun lebai, sama saja bunyi yang keluar.

Entah apa arti dan maksud sebenarnya dari kata kebay ini. Jangan-jangan diantara sekian banyak orang yang mengucapkan kata tersebut justru tak mengerti arti dan maksudnya. Dan entah siapa sebenarnya irang pertama yang mengucapkan dan menggunakan kata tersebut dalam percakapan.

Saya jadi ingat ketika masih duduk di SD di era tahun 1970-an. Di kampung saya di pelosok pulau kalimantan, sudah dikenal kata lebai(y)Kata ini ditujukan kepada penjaga mesjid di kampung. Si Lebai ini setiap hari jumat usai shalat jumat, akan berjalan berkeliling kampung menyambangi tiap rumah warga. Si Lebai menggendong semacam ransel yang terbuat dari anyaman rotan yang kami sebutbutah di punggungnya. Warga yang didatangi Si Lebai akan memberikan dan memasukkan beras sebanyak satu kaleng susu ke dalam butah. Kumpulan beras yang ia dapat dari pemberian warga ini, digunakan untuk keperluan Si Kebai dan keluarganya, karena Si Lebai ini tak diberikan imbalan berupa gajih untuk pekerjaannya menjaga dan memelihara mesjid.

Ketika pertama kali saya mendengar kata lebay ini, sempat kaget dan kembali teringat akan keadaan di kampung, flasback ke masa puluhan tahun lalu.
Kata atau istilah lebay ini yang masih melekat dalam pikiran saya tetap saja tak beranjak dari penjaga mesjid. Kalau kata lebay ini misal sebuah akronim, bisa saja dipanjangkan menjadi; lelaki bayaran, lelaki bayangan. Kalau misalkan tulisannya kebai, bisa dipanjangkan menjadi; lelaki baik.
Yang jelas bagi saya lebay ataupun lebai adalah penjaga mesjid, terserah Anda mengartikannya apa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.