Sisa Dendam Pajajaran terhadap Majapahit - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Selasa, 01 April 2014

Sisa Dendam Pajajaran terhadap Majapahit


Benarkah di wilayah Propinsi Jawa Timur tak ada nama jalan atau tempat umum yang memakai nama Pajajaran dan siliwangi, dan sebaliknya di wilayah Propinsi Jawa Barat tak ada nama Gajahmada ? Entahlah, saya belum pernah menelusuri habis kedua wilayah propinsi tersebut.

Dalam sebuah acara bertajuk Debat dengan tema Kontroversi Citra Soeharto yang ditayangkan oleh TV One pada September 2013 lalu, Permadi, sosok Paranormal terkenal di negeri ini mengungkapkan, 500 tahunan lalu Kerajaan Pajajaran dihabisi oleh Gajahmada dari Kerajaan Majapahit, mati semua termasuk Ratunya. Menurut Permadi, sampai hari ini dendam itu masih ada. Pemda Jawa Timur tidak mau menggunakan nama jalan Siliwangi dan Pajajaran, Pemda Jawa Barat tidak mau menggunakan nama jalan Gajahmada dan Majapahit.

Permadi dalam acara Debat tersebut oleh Host diminta pendapatnya terkait wacana akan mengganti nama sebuah jalan di Jakarta, yakni Jalan Medan Merdeka Barat menjadi Jalan Soeharto yang ditentang sejumlah kalangan mengingat sepak terjang Mantan Penguasa di era Orde Baru itu. “Jadi kapan bangsa Indonesia mau bersatu ?” ujar Permadi.

Menurut Permadi pula, baginya rekonsiliasi bangsa perlu dilakukan tanpa mengingat dendam masa lalu antar anak bangsa jika ingin menjadi bangsa yang besar. “Kita sudah punya Sumpah Pemuda dan Bhineka Tunggal Ika, tapi di mulut saja bukan sesungguhnya,” kata Permadi.

Saya tak berkepentingan membahas terlalu jauh masalah citra Soeharto ini. Kalaupun nama Jalan Medan Merdeka Barat berubah nama jadi apapun, itu urusan yang berwenang dan berkepentingan untuk menggantinya. Perihal nama-nama tertentu yang di-black list oleh daerah tertentu pula untuk tidak digunakan sebagai nama fasilitas umum, itupun urusan mereka pula. Yang jelas di daerah saya sendiri belum ada nama jalan maupun fasilitas umum yang diberi nama Soeharto. Dan juga belum ada saya temui nama fasilitas umum di daerah saya diberi nama Ibnu Hajar, karena nama dari sosok ini dianggap pemberontak meski pernah berjuang mengusir penjajah dari Bumi Antasari (Kalimantan Selatan).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.