Masker; Menghindari penyebaran COVID-19 Sekaligus Bau Mulut Yang Berpuasa ? - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Sabtu, 25 April 2020

Masker; Menghindari penyebaran COVID-19 Sekaligus Bau Mulut Yang Berpuasa ?

ilustrasi
Bulan puasa tahun 2020 mestinya menjadi bulan yang mana hari-harinya selama Ramadhan menjadi hari-hari yang sangat menyenangkan, tapi minus shalat berjamaah tentunya.

Betapa tidak, dengan situasi dan kondisi darurat pencegahan penyebaran COVID-19, yang mana pemerintah mengeluarkan anjuran dan imbauan untuk tetap di rumah saja, tak berkumpul dalam jumlah banyak, melaksanakan social/physical distancing alias jaga jarak; ini artinya umat Islam diberi peluang kemudahan melaksanakan ibadah puasa di rumah saja.

Tapi tunggu dulu.
Umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa tentu akan lebih senang berada di rumah terutama pada siang hari kalau beberapa hal ini dilakukan oleh pihak pemerintah yakni; kebutuhan bahan pokok mereka terpenuhi untuk 1 bulan, bilamana perlu pihak pemerintah juga mengirim takjil dan makanan untuk sahur ke setiap rumah warga yang tergolong miskin dan kurang mampu. Lalu pada H-7 lebaran pihak pemerintah sudah mempersiapkan sejenis Tunjangan Hari Raya (THR) bagi warga yang berhak mendapatkannya.

Di bulan puasa tahun ini juga menjadikan orang yang memasang masker tak menjadikan lawan bicara yang tak menggunakan masker tersinggung. Karena kalau di bulan puasa pada tahun sebelumnya bisa saja yang sedang menggunakan masker membuat lawan bicara tersinggung dikarenakan seolah yang memakai masker tak ingin mencium bau mulut lawan bicaranya. Apalagi orang yang sedang berpuasa tahu sendiri bau mulutnya bagaimana, kalau belum tahu baunya silakan cium bau mulut sendiri. Dengan mengenakan masker maka bau mulut menjadi hanya tercium oleh pemiliknya.

Tahun ini merupakan tahun cobaan sekaligus peringatan bagi umat manusia di planet bumi ini; cobaan yang tidak saja bagi yang ingkar tapi juga yang beriman dan bertakwa. Tuhan tak pilih kasih dan pilah-pilah kali ini untuk menguji manusia. Semoga saja ini hanyalah peringatan dan ujian Tuhan bukan hukuman apalagi kutukan.
Semoga ini peringatan bagi mereka yang ingkar agar beriman. Dan menjadi ujian bagi yang beriman dan bertakwa agar mereka tidak lalai sehingga terpeleset menjadi orang yang ingkar. (ISP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.