Kenaikan Harga BBM dan Nostalgia Pak Harto - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Rabu, 05 Maret 2014

Kenaikan Harga BBM dan Nostalgia Pak Harto

Para orangtua di sekitar tempat tinggal saya menanggapi rencana kenaikan harga BBM dengan bernostalgia ke jaman pak Harto.
“Ternyata masih enak jaman pak Harto, harga bensin cuma 500 perak,” ujar pak Dullah yang sudah berumur mendekati 60 tahun.
“Jaman pak Harto juga ga ada demo seperti sekarang, apalagi sampai anarkis,” timpal mbah Kasim yang rambut, kumis dan janggutnya memutih semua.
“Iya sih, tapi kita dulu ga bisa bicara bebas, salah-salah hilang dari peredaran,” cetus pak Mukhlis sambil terkekeh.

Para orangtua di kampung saya itu kini hanya bisa bernostalgia tentang BBM murah dan harga sembako yang juga terjangkau warga kecil.
Kini mereka hanya bisa menatap dan menerawang jauh tanpa kepastian apakah besok-besok pasca kenaikan BBM masih bisa beli.

Mereka pun jadi teringat sebuah lagu Iwan Fals yang ngetop di era Orde Baru, Galang Rambu Anarki.
…..Galang rambu anarki, anakku…..
…..Terompet tahun baru menyambut…..BBM pun melambung tinggi……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.