Kotabaru Pulau Laut, Tambang Batubara Pertama di Indonesia - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Senin, 10 Maret 2014

Kotabaru Pulau Laut, Tambang Batubara Pertama di Indonesia

~~Kotabaru gunungnya bamiga~~
~~Bamiga umbak manampur di sala karang~~
~~Umbak manampur di sala karang~~


~~Malam tadi tamimpi badatang~~
~~Badatang lawan si ading, kuning manggading~~
~~Lawan si ading, kuning manggading~~


Itulah dua untai syair dari lagu yang berjudul Paris Barantai yang menggambarkan Kotabaru.
Dimana itu Kotabaru ?
Kotabaru merupakan satu kabupaten yang termasuk dalam pemerintahan Propinsi Kalimantan Selatan; berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, terletak di satu pulau bernama Pulau Laut yang terpisah sekitar 2 mil laut dari daratan pulau terbesar ketiga di dunia itu.

foto : kotabaru.blogspot.com

Secara geografis, Pulau Laut dimana Kotabaru berada, di sebelah Selatannya adalah laut Jawa. Sebelah Barat daratan Kalimantan, di Utaranya merupakan perairan yang termasuk wilayah Propinsi Kalimantan Timur, sedangkan di Timur adalah Selat Makassar.


Kotabaru, terkenal dengan lagunya yang telah menjadi public domain, namun tak setiap orang di negeri ini tahu dimana itu Kotabaru dengan gunungnya yang bamiga (berawan).
Tak hanya itu, Kotabaru merupakan satu diantara kabupaten di Kalimantan Selatan penghasil batubara terbesar.
Ternyata eksploitasi batubara di daerah ini telah dilakukan jauh sebelum Indonesia merdeka.


Saya memperoleh informasi sejarah eksploitasi batubara tersebut dari seorang sejarawan lokal yang aktif menulis berbagai buku mengenai Kotabaru. Beliau bernama Sulaiman Nadjam, Mantan guru dan anggota DPRD setempat ini mengungkapkan, sebelum penambangan batubara dilakukan di Ombilin Sumatera, sudah terlebih dulu sebelumnya dilakukan di Sebelimbingan Kotabaru.

Di Sebelimbingin, pemerintah Hindia Belanda sempat membangun berbagai fasilitas umum dan perkantoran guna menunjang eksploitasi batubara.
Hasil produksi batubara dari Pulau Laut ini dikirim keluar daerah, ke pulau Jawa dengan menggunakan transportasi laut; kapal. Karena dianggap tak efisien, disamping telah ditemukannya deposit batubara di pulau Sumatera, maka penambangan dialihkan kesana. Disana pengangkutan hasil penambangan batubara dilakukan dengan menggunakan lori yang ditarik lokomotif yang kemudian diangkut oleh kapal ke pulau Jawa dengan hanya menyeberangi Selat Sunda.


Sebelimbingan pun ditinggalkan dengan berbagai fasilitasnya. Warga yang bermukim disana pun berangsur ikut meninggalkan Sebelimbingan, mencari daerah yang agak ke tepi laut, inilah sekarang yang menjadi Kotabaru.
Menurut sejarawan lokal tersebut, Sebelimbingan Kotabaru merupakan tempat pertambangan batubara pertama kali di Indonesia.
Apakah informasi sejarah tersebut benar dan valid, perlu dilakukan penyelidikan dan revisi sejarah oleh para ahlinya, agar para penerima dan pembaca sejarah tidak tertipu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.