[Trik Pemasaran] Ketahuan Pacaran, Pelayan Warung Dipecat - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Rabu, 26 Maret 2014

[Trik Pemasaran] Ketahuan Pacaran, Pelayan Warung Dipecat

Warung minum di tepi jalan umum propinsi itu selalu ramai dikunjungi siang maupun malam. Para pengunjung kebanyakan adalah para pekerja perusahaan tambang batubara yang bergaji lumayan besar.

Selain menjual berbagai minuman, juga makanan ringan seperti mie instant dan kue-kue.
Pemilik warung minum itu adalah dua bersaudara; masih gadis yang selain ramah, juga lumayan cantik pula. Mereka berdua memperkerjakan para pelayan yang terdiri dari wanita muda dan cantik-cantik untuk menarik para pengunjung.


Yang menjadi perhatian saya adalah para pelayan warung yang masih muda dan cantik-cantik itu. Mereka jarang bekerja untuk waktu lama di warung tersebut. Para pelayan warung selalu berganti-ganti dari waktu ke waktu.




Karena penasaran, saya coba mengungkap perihal para pelayan warung tersebut langsung ke pemilik warung.
Menurut salah seorang dari kedua pemilik warung itu, mereka sengaja memperkerjakan para pelayan dengan bayaran per hari plus dijamin makan minum dan tempat tinggal. Namun ada satu hal yang menjadi trik mereka agar warung tetap ramai pengunjung, yakni para pelayan warung dilarang berpacaran dengan para pelanggan tetap warung. Trik ini dirahasiakan terhadap para pelayan warung. Jika diantara pelayan warung ketahuan memiliki hubungan dekat, apalagi sampai menjalin asmara dengan pelanggan maupun pengunjung tetap, akan diberhentikan alias dipecat.


Adapun alasan memecat pelayan warung yang berpacaran; karena biasanya para pelanggan ataupun pengunjung tetap warung akan menjadi jarang datang sebab merasa kecewa terhadap pelayan yang jadi incaran sudah berpacaran dengan pelanggan maupun pengunjung lainnya.

Dan ternyata trik gonta ganti pelayan warung ini efektif, kedua pemilik warung pun memberlakukannya selama bertahun-tahun hingga warung mereka tak pernah sepi. Hasilnya luar biasa, setelah bertahun-tahun membuka usaha warung itu, keduanya dapat membangun rumah berikut membeli mobil. Setelah itu keduanya pun memutuskan menutup usaha warung, dan masing-masing menikah. Ada yang berminat mengikuti jejak mereka ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.