SELAMAT DATANG DAN BERKUNJUNG DI ISP 68 BLOG
Jakarta Bakal Tenggelam? - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Definition List

   # 

Selasa, 01 April 2014

Jakarta Bakal Tenggelam?


Bila diibaratkan sebuah kapal pulau jawa itu kelebihan muatan alias overload atau overburden. Dengan bentuknya di peta memanjang, jika kapal menuju ke arah barat, maka Jakarta yang menjadi haluan. Sedangkan bila kapal berlayar ke arah timur, berarti Jawa Timur dimana Surabaya berada yang jadi haluan kapalnya.

Kapal pulau jawa yang berlayar ke arah barat dengan Jakarta sebagai haluan, bagian depan kapal pun akan tampak seperti “nyungsep” karena penumpang di bagian depan sangat banyak. Sedangkan di bagian buritan kapal dimana terdapat penumpang Jawa Timur (Surabaya) yang tak kalah banyaknya; tampak sarat pula.

Entah benar atau tidak, ada yang mengatakan daratan Jakarta dalam setahun turun sedalam 1 centimeter dari permukaan laut. Jika itu benar, artinya dalam satu abad akan ada sedalam 1 meter yang tenggelam ke dasar laut. Ngeri juga membayangkan daratan yang makin terus tenggelam ke dasar laut.

Bukan tanpa sebab jika sebuah daratan makin terpuruk ke dasar laut, karena beban yang ditanggung oleh daratan tersebut terlalu berat. Banyaknya bangunan berikut populasi penduduk ditambah berbagai barang kebutuhan mereka yang juga terus bertambah, makin membebani sebuah daratan.

Bayangkan jumlah penduduk pulau jawa dan madura di tahun 2013 sebesar 138 juta jiwa, atau 58 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang diperkirakan sudah mencapai angka 250 juta jiwa. Padahal besar pulau jawa tak sampai seperempat luas pulau kalimantan yang penduduknya diperkirakan pada angka 5,6 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

Sebagian besar penduduk Indonesia terkonsentrasi di beberapa kota besar di pulau jawa termasuk Jakarta yang menampung lebih banyak dengan lebih banyak fasilitas pula. Bukan mustahil ke depannya Jakarta akan benar-benar tenggelam karena terlalu banyak menampung beban. Karena posisi Jakarta yang berada di dataran rendah, dekat laut pula, bila sistem drainase yang kurang bergungsi ditambah sungai-sungai yang dangkal dan mampet, Jakarta akan kewalahan mengatasi air yang mengalir dari dataran tinggi, apalagi jika bersamaan dengan pasangnya air laut. Pelayaran kapal pulau jawa ke arah barat akan lebih dulu menenggelamkan haluan kapal (Jakarta) disusul badan kapal yang sarat muatan di bagian buritan.

Muatan kapal pulau jawa tampaknya mesti dipindahkan sebagian ke kapal pulau lainnya terutama muatan di bagian haluan. Itupun bila kapal-kapal pulau lain bersedia menerima kelebihan muatan. Bisa saja penumpang di kapal lainnya menolak penumpang naik ke kapalnya untuk menjaga keleluasaan dan kenyamanan berlayar bagi para penumpang pemilik kapal.


*Sumber : Detik, Wikipedia