Alexis, Tasmiyahan Pakai Nama Syariah - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Kamis, 09 November 2017

Alexis, Tasmiyahan Pakai Nama Syariah

Tamatlah sudah Alexis. Begitulah yang disuarakan banyak orang yang entah kenal atau cuma tahu nama saja karena ikutan orang nyebut. Alamak mati lah kelean itu bah.

Sok kali kelean ini ngomong Alexis padahal kelean tak pernah kesana zekalipun, hehehe.......tempat apa itu rupanya ? Coba kelean tanya si Poltak yang lancar kali dia ngomong Alexis sampe sebut-sebut pejabat, anggota legislatif dari seluruh Endonesa segala. Ah dasar si Poltak enak kali dia ngomong jangan-jangan dia sering kesana, nginap disana karena dikejar-kejar para Pelangsir BBM yang belum dia bayar, hahaha.......

"Tenang sodara-sodara sebangsa tanah dan sebangsa air, Alexis boleh berhenti operasi tapi yang lain sejenis masih banyak," ujar Abdur, anak Timur yang sudah lama di Jakarta sembari menenangkan para koleganya dari daerah yang ke Jakarta sering cari hiburan usai tugas.

"Yang benar saja ngana kalu bicara, torang kasini ke Jakarta nyanda cuma mo karja kong bale kampong," sahut Frans asal Kawanua.

"E do do e Tuangale ngana nyanda parcaya pa kita, tenang jo ngoni itu nanti kita kase sedia akang itu hiburan yang ngoni samua mau," Abdur tersinggung dianggap tak becus menyediakan yang koleganya mau.

Mantap memang orang setipe Abdur ini, sangat diperlukan oleh kota besar seperti Jakarta untuk mendongkrak pemasukan PAD dari sektor hiburan, bagaimana dengan kota-kota lain ? Hehehe.......
Boleh saja Gubernur baru Jakarta main tutup tempat seperti Alexis ini, tapi mesti mencarikan ganti PAD yang setara, atau semua tempat hiburan ramai-ramai bedol kota boyongan ke kota-kota lainnya yang lebih kondusif seperti misal Denpasar, Manado, Kupang, dan lainnya.

Dulu Kalijodo ditutup karena selain tempat yang dianggap full maksiat juga kumuh, tapi diubah jadi tempat publik. Nah kalau tempat-tempat setipe Alexis semua ditutup tanpa solusi, terus mau dijadikan apa semua bangunan yang tersebar di seantero Jakarta itu, mau dijadikan sarang burung walet kah ? Tempat para radikalis mengatur siasat untuk kudeta ? Amit-amit jabang berbie dah kalau sampai begitu.

Atau Alexis pindah ke daerah saya saja ? Anda setuju tak ? Biar tak kentara ganti nama, tasmiyahan dulu aja; dikasih nama baru misal Alex Chandra, Alexander, Iskandar, Alexaja, Alexto, Alexudin, hahaha.....tapi dengan service dan pelayanan seperti sebelum ditutup Jakarta, setuju tak ?
Ah ngawur ente, jangan-jangan malah didemo para ibu majelis taklim nantinya, atau didemo para santri dari seluruh pesantren

Oh begitu. Ya sudah kamuflase aja dengan nama berbau syariah; misalkan pakai nama hotel Alexis Syariah seperti nama banyak bank yang memcantumkan embel-embel syariah tapi tetap saja pakai sistem konvensional.
Nah, nah, ente ini malah tambah ngawur, ngajari ga bener, ra genah, yo wis lah sak karepmu dhewek ae lah......

Idih......seneng banget dan serius banget bacanya, mau tau aja atau mau tau banget tentang Alexis ? Ya tanya aja ke Poltak. Siapa ? Itu tuh si Raja Minyak dari Medan, hehehe......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.