Reklamasi Kok Ditolak Sih..... - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Senin, 06 November 2017

Reklamasi Kok Ditolak Sih.....

Ribut soal reklamasi.
Aduh mama sayang e......di Jakarta reklamasi ditolak, di daerah saya justru tak sedikit warga yang mempertanyakan soal reklamasi.

"Kenapa bekas-bekas tambang batubara itu tak juga direklamasi ? Padahal kan para pengusaha pertambangan itu dulunya membayar uang jaminan reklamasi ?"

Courtesy : GMMBlog
Nah lho, beda daerah beda pula pemikiran warganya, ini sesuai pepatah Melayu; lain padang lain belalang, lain orang lain kepala.

Kita lupakan kepala belalang yang menghuni Jakarta sana, mereka tak suka ada reklamasi. Kita bicara reklamasi di daerah kita saja yang tak ada 'buriniknya' dari dulu hingga now.
Tak terhitung lubang menganga pasca tambang yang dibiarkan begitu saja menjadi kolam-kolam raksasa, tanpa direklamasi. Kalaupun ada reklamasi hanya sebagian kecil, dilakukan oleh perusahaan yang cuma sifatnya ingin dapat simpati warga.

Reklamasi tak serta merta diartikan menutup semua lubang, tapi bagaimana semua itu dapat dimanfaatkan, punya nilai secara ekonomi pasca areal tak lagi digunakan untuk tambang. Bisa saja kolam-kolam raksasa itu dimanfaatkan untuk lokasi wisata, atau apalah apalah gitu.

Masalah reklamasi selalu muncul ketika persoalan tambang mengakibatkan bencana alam terutama banjir. Warga pun kembali ingat tentang reklamasi, yang mereka salahkan pasti kegiatan pasca tambang.

Kalau para kepala belalang di Jakarta menolak reklamasi yang pulau-pulau buatan itu bisa dijadikan tameng agar pantai Jakarta tak tergerus ombak, maka warga daerah saya justru sangat merindukan reklamasi. Bedanya reklamasi untuk pasca tambang dengan reklamasi pembuatan pulau.
Pulau buatan ?
Kalau bisa membangun pulau buatan, bikin saja pulau-pulau yang agar dapat menghubungkan antara daratan Jakarta dengan Pulau Sumatra, yang dapat menghubungkan antara Surabaya dengan Pulau Madura, dan yang menghubungkan antara Pulau Laut dengan Pulau Kalimantan, hehehe........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.