'Pucung' Tiang Listik - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Selasa, 21 November 2017

'Pucung' Tiang Listik

Hal yang sangat krusial di negeri ini adalah masalah listrik. Di usianya yang nyaris tiga perempat abad masih banyak bagian dari bumi Endonesa ini yang belum teraliri listrik. Sedangkan wilayah atau daerah yang sudah teraliri listrik bukan berarti selesai masalah; masih sering padam dan tarif yang terus naik.

Courtesy : HaloSumbar
Tapi saya bukan membahas soal listrik yang penyediaan dan layanannya ini dimonopoli oleh negara melalui PLN, tak beda dengan cara negeri komunis menguasai sumber vital rakyat. Tapi saya ingin bicara justru media yang ikut membantu mengalirkan listrik; tiang listrik.

Apa yang ada dalam bayangan anda ketika mendengar kata tiang listrik ? Sudah pasti anda langsung terbayang wajah memar dan memelas Ketua DPR RI, Setya Novanto atau kerennya Setnov. Atau bagi yang OON alias Out Of News, maka yang terbayang adalah tiang lurus dengan jaringan kabel yang tak jarang semrawut seperti kusut.

Tidak. Jangan membayangkan si Setnov yang jadi penyebab tiang listrik menjadi trending topic, tapi ceritanya yang lain saja.
Tiang listrik ini dulu di kampung saya bukan terbuat dari besi atau beton ataupun campuran keduanya, tapi bambu atau pohon galam.
Nah begitu saya pindah dari kampung ke kota, barulah saya tahu kalau tiang listrik di kota itu adalah kayu ulin dan besi.

Bukan tiang listriknya yang menarik perhatian saya dan teman-teman saat masih kanak-kanak, tapi bagian kecil dari tiang listrik tersebut yang kami kenal dengan sebutan 'pucung' yang mungkin masih sodaraan dengan pocong kali ya, hehehe.......
Pucung ini terbuat dari sejenis kaca, gunanya sebagai sekat kabel listrik antar satu dengan lainnya pada satu tiang.

Lho kok bisa ?
Pucung itu sangat kami dambakan untuk bisa mendapatkannya. Apa hal ? Apalagi di musim layangan si Pucung ini sangat berguna untuk 'menggelas' benang layangan untuk beradu layangan di udara. Sangat ampuh si Pucung ini ketimbang menggunakan kaca. Kalau ada yang tahu layangan pakai benang gelasan Pucung, biasanya layangan musuh keder duluan karena bakal putus, dan menjadi objek kejaran para pengejar layangan, bukan pengejar tiang listrik seperti yang menyopiri pak Setnov, hehehe.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.