Islam Love Nasrani ? - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Rabu, 27 Desember 2017

Islam Love Nasrani ?

Kalau umat Islam yang mayoritas di negeri ini dianggap mentang-mentang, maka anggapan tersebut jelas salah besar alias kleru kang bro. Bahkan umat Islam itu sangat sayang kepada minoritas terutama para sodare kita yang Nasrani alias Kristen.

Halah sampeyan kuwi ngomong thok, buktine ono po ora?
Wladalah, inyong iki ora asal cocot mrocot, ana buktine.

Umat Islam Endonesa itu wis ngalah blas sama sodare Nasrani. Hari Minggu yang adalah hari ibadahnya umat Nasrani dijadikan hari libur kerja bukan hari Jumat yang merupakan hari ibadahnya umat Islam. Burung yang nota bene hewan yang ga wajib beragama aja dinamai Burung Gereja, ga ada tho yang namanya Burung Langgar, Burung Mushala, Burung Surau apalagi Burung Mesjid kecuali sing ono burungmu kuwi, hahaha......

Courtesy : islamaktual
Terus tanda salib yang merupakan simbol religi Nasrani, ternyata banyak yang potongannya mirip salib digunakan sebagai tiang penyangga untuk memasang tali jemuran agar kuat menahan beban pakaian basah yang dijemur. Ayo kurang apa coba, ternyata yang potongannya seperti salib itu juga sangat berguna bagi umat Islam, hehehe......

Belum lagi kalender yang dipakai umat Islam Endonesa itu Kalender Masehi yang hari pertamanya adalah Minggu bukan Ahad, lalu Senin (Isnin), Selasa (Tsalasa), Rabu (Arba), Kamis (Khamsah), Jumat dan Sabtu (yang ini mungkin dari kata Shabbath kali ya).
Terus kebanyakan umat Islam justru lebih memeriahkan pergantian tahun baru Masehi daripada tahun baru Hijriyah. Inilah bukti betapa sayangnya umat Islam kepada saudaranya yang Nasrani di tanah air Endonesa.

Dengan demikian bukan berarti umat Islam itu tak sayang kepada saudaranya yang Hindu, Budha dan Konghucu. Namanya juga sodare ya jelas sayang meski ada yang paling disayang ngono kuwi, hehehe...... 
Umat Islam itu akan benci jika ada yang ga ngerti Islam tapi sok tau tentang Islam padahal dia bukan pemeluk Islam. Umat lain juga pasti demikian tho?

Nah sodare sodare sebangsa tanah dan sebangsa aer, marilah kita rapatkan barisan sesuai dengan tempatnya masing-masing agar negeri ini kuat. Hindari perpecahan karena perbedaan, cari kesamaan jangan memperlebar dan memperbesar permasalahan kecuali yang diperlebar itu kebun karet, sawah, sawit dan sebagainya, atau kalo ada yang mau memperbesar kemalu*n ? Diancuk nemen awakmu, pet cerepet be'en.
Wis lah sak karep congormu wae lah......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.