Ora Percoyo Ramalan Si Joyo Ambeg Si Boyo - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Kamis, 28 Desember 2017

Ora Percoyo Ramalan Si Joyo Ambeg Si Boyo

Bagi yang hobi baca sejarah terutama tentang sejarah raja-raja di Nusantara, dipastikan mengetahui siapa itu Jayabaya (Jayabhaya) Raja dari Kerajaan Kediri (Kadiri) yang sangat terkenal dengan Ramalan Jayabaya, yang diperkirakan memerintah dari tahun 1135 hingga 1157.

Sekilas tentang Raja Jayabaya, cukuplah untuk pengetahuan daripada buta sama sekali tentangnya, hehehe......Kita akan membahas tentang ramalannya yang konon tak kalah dari Michel De Notredame (Nostradamus), Peramal yang lahir Boulougne Prancis 14 Desember 1503, berdarah Yahudi dari Suku Issacher.

Raja Jayabaya meramalkan tentang Notonogoro/Notonegoro (Penata Negara) yang terkait para Pemimpin yang akan memerintah di Nusantara (Endonesa, istilah saya untuk Indonesia), yang mana menurut ramalan tersebut para Pemimpin itu akan memiliki akhiran nama No, To, Ne/No, Go dan Ro.

courtesy : rudinisirat
Benarkah ramalan tersebut ?
Terserah bagi yang mau percaya. Yang jelas sebagai umat Islam saya punya pedoman tentang itu; “Katakanlah (hai Muhammad) tidak ada seorang pun yang ada di langit dan di bumi mengetahui perkara gaib kecuali Allah saja.” (An-Naml: 65). Dan,“Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal lalu mempercayai apa yang diramalkan, maka ia telah kufur terhadap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Tirmidzi No. 135, Abu Dawud No. 3904, Ibnu Majah No. 639 dan Ahmad No. 9252).
Ramalan Jayabaya ini jika kita utak atik pun hanya terdapat kebetulan saja jika 2 dari nama Presiden RI yang namanya pas dengan Notonogoro yakni Presiden RI Pertama SoekarNO, Presiden berikutnya SoeharTO, dan Soesilo Bambang YudhoyoNO (yang ini kayaknya maksa deh, mestinya nama pertamanya bukan nama terakhirnya), hehehe......

Ramalan Jayabaya tersebut jelas melenceng, apa hal ? 
Terdapat 2 nama Presiden Indonesia diantara pemerintahan Soekarno dan Soeharto yang namanya tak sesuai dengan 'Notonogoro' yang bahkan tak dicatat dalam sejarah bangsa ini yakni Sjafrudin Prawiranegara (bukan PrawiranegoRO), dan Mr. Assaat, yang sangat jelas namanya tak berakhiran 'Notonogoro'.

Terus siapa itu Sjafrudin Prawiranegara ?
Beliau inilah sebetulnya manusia paling berjasa terhadap keutuhan dan eksistensi Endonesa hingga hari ini. Beliau yang membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukit Tinggi setelah Soekarno dan Hatta ditawan oleh Belanda pada awal Agresi Militer II yang mana Pemerintahan RI dianggap sudah tak ada lagi. Sedangkan Mr. Assaat merupakan Presiden RI saat menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS).

Nah, seperti kita ketahui yang sempat menjadi Presiden itu adalah Bachrudin Jusuf Habibie, Abdurrahman Wachid, Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo.
Kalaupun kita paksa-paksa ikut ramalan tersebut maka nama-nama Presiden Indonesia urutan-urutannya akan seperti ini; SoekarNO, SoeharTO, akhiran nama berikutnya NO bisa saja SuwarNO, SutikNO, SumarNO, SuyitNO, pokoknya ada NO-nya lah yang berarti dari Suku Jawa yang jelas bukan KokoroNOtomo, hahaha.......

Lalu berikutnya akhiran nama GO, yang jelas namanya bukan SeGO (Nasi) apalagi BeGO, kemungkinannya bisa PrayoGO (jelas bukan Prabowo), KulomongGO, TurongGO, MinakjingGO, pokoke sing ono GO, go, go.........lah.
Kemudian akhiran nama RO, bukan CoRO pasti apalagi KuRO KuRO Ninja, wkwkwkwk........bisa saja AsmoRO, PrawiRO, SuwiRO, jenenge wong jowo pastine dudhu Sunda, Bugis apalagi Banjar, hehehe.......

Dengan ramalan nama akhiran para Pemimpin Endonesa itu 'Notonogoro', jelas nama-nama yang keren semisal David, Charles, Benny, Somad, Akhmad, Muhammad, Safrudin, Leo, dan lainnya tak mungkin masuk jajaran calon Presiden apalagi diramal jadi Presiden, hahaha...... memangnya namanya mau diubah misalkan nama David jadi DavidNo, DavidTO, DavidGO, atau DavidRO ? Atau yang bernama Muhammad ditambahi aja menjadi Muhammad NO, Muhammad TO, Muhammad GO, atau Muhammad RO, wkwkwkwk.........maksa banget. Yang jelas jika memiliki nama Bambang SucipTO punya peluang, tapi tidak jika bernama Erik Setiawan, malahan berpeluang jika ada yang namanya Yandi KamitoNO, hehehe.......ini sih nama-nama kenalan saya di kampung, hahaha.......jangan ke-GR-an sampeyan yang namanya berpeluang, diamput tenan, wkwkwk.......

Gimana kalo jenenge Imi Surya Putra, wuih......jauh sangat ini Kang Bro tapi tinggal di-Jawa-kan aja menjadi Omo Suryo PutRO pasti kene blas mesti maksa pitung turunan pitung tanjakan, hahaha......sama moksoke jeneng Mas TaTO Agus Setiawan mlebu dipas-paske, hiks.....hiks.....dasar ga punya kerjaan aja ni bela-belain ngutak atik ramalan si Joyo ambeg si Boyo, wis lah.......



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.