Israel Kecoa - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Minggu, 10 Desember 2017

Israel Kecoa

Bangsa-bangsa besar mungkin saja menganggapmu tak lebih dari seekor tikus curut yang mengganggu dan maling, sebagaimana Esai menganggap Yakob yang mengambil haknya, dan patut dilenyapkan hingga tak berbekas.

Tapi lihatlah kini anak cucu Abraham itu telah memperdaya banyak bangsa termasuk saudara mereka sendiri dari ibu yang lain, bangsa dari hamba sahaya.
Dunia seolah berada di bawah duli telapak kaki para keturunan Abraham, Ishak, Yakob sang Israel.

Mereka telah teruji dan lebih sering dari bangsa manapun. Mereka teruji terakhir kali oleh Hitler Sang Fasis, yang hanya mampu membunuh raga-raga mereka tapi tidak jiwa dan semangat mereka.
Lihat, saksikan kini bangsa yang kalian anggap remeh dan kecil yang telah melahirkan banyak Utusan Tuhan Allah, Yahweh, Yehova. 

Courtesy : artomega
Dunia sedang menertawakan kita para pecundang yang baru tersadar dari mimpi indah setelah mengigau berkali-kali.
Tudingan kita arahkan ke Paman Sam yang telah sekian lama menjadi abdi duli Sang Israel. Kita pun mulai menyingsingkan lengan baju mau melawan kekuatan yang sudah lama menaklukkan kita, melawan kekuatan yang sebenarnya justru telah mereka ambil dari kekuatan kita sendiri, sedangkan mereka telah lama menyusun kekuatan dan dalam posisi siap siaga.

Kita boleh jadi telah terlambat karena terbuai oleh berbagai tipu daya para anak cucu Sang Israel yang melenakan kita dengan hedonisme, materialisme, konsumerisme, gaya hidup, menciptakan beragam mainan yang membuat kita lupa segalanya siapa kita sebenarnya.

Kita akan bangkit melawan Sang Israel dengan para kaki tangan dan antek yang licik yang memperdaya kita dengan hal-hal remeh sekalipun. Memperdaya kita dengan gadget, media sosial yang jadi alat adu domba tapi kita suarakan sebagai kebebasan dan kemajuan gaya hidup. 

Sang Israel terbahak oleh berbagai kedunguan kita. Dan mereka menertawakan kita dari tanah Yerusalem kini.
Yerusalem, tanah dambaan dan idaman Sang Israel sebagai tempat yang dijanjikan Yahweh, Yehova, kini telah di genggaman anak cucu mereka, shalom eleyhem menggantikan assalamu alaikum, menyedihkan, mengecewakan perjuangan Salahuddin Al Ayyubi, mengecewakan kita semua........

Bangkit dan lawan, tak ada kata terlambat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.