Atlit Renang Berkostum Gamis dan Berserban - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Senin, 04 Desember 2017

Atlit Renang Berkostum Gamis dan Berserban

Satu diantara kebutuhan dasar manusia adalah berpakaian atau berbusana, terkecuali kaum Nudis yang sukanya telanjang tak butuh pakaian, kaum ini lebih parah daripada binatang (hewan = binatang) yang sejak lahir saja sudah ditutupi bulu yang berpungsi sebagai pakaian.

Kalau ada yang berpakaian dengan asesori koteka, sudah jelas ini orang Papua, kalau pakai serban kemungkinannya kalau tidak Arab ya Sikh. Berpakaian identik dengan ras atau etnis tertentu. Namun dalam perkembangannya kemudian ada yang mengaitkannya dengan kepercayaan maupun agama tertentu. Misalkan saja jika memakai gamis dan berserban diidentikkan dengan Islam. Atau memakai peci entah warna hitam maupun putih ada pula tak sedikit orang beranggapan itu ciri umat Islam. Padahal yang nanya orang Arab baik Muslim ataupun bukan sejak dulu sudah berpakaian gamis dan berserban. Begitupun yang berpeci, tak cuma orang Islam, para penganut Hindu di India seperti Jawaharlal Nehru memakai peci berwarna putih.

Nehru kan pakai peci putih bukan hitam ? Di Endonesa pun tak sedikit orang Islam pakai peci putih kok, hehehe......

Berpakaian itu gunanya untuk melindungi tubuh seseorang dari cuaca; panas ataupun dingin, selebihnya menutup aurat yang memiliki syarat aturan berbeda dalam menentukan batasan aurat menurut masing-masing ajaran agama. Berpakaian pun harus pantas sesuai etika dimana seseorang berada, dan berpakaian malah bisa dijadikan tolok ukur dalam menilai kepribadian seseorang.

Ada yang berpakaian dengan menutup nyaris seluruh tubuhnya terkecuali yang tersisa cuma bagian wajah. Namun tak sedikit yang berpakaian sepertinya mengenakan pakaian yang belum rampung ataupun kurang kain. Ada yang berpakaian longgar sehingga tak nampak lekuk-lekuk bagian tubuh. Tapi juga tak sedikit yang berpakaian seperti pembungkus tubuh; tampak jelas bagian lekuk liku tubuh.

Itulah berpakaian yang tak saja sekedar sesuai pungsi utamanya tapi juga menampilkan sisi gaya dan estetika, atau biasa dikenal dengan sebutan mode, fashion.
Anda berpakaian sesuai mode apapun sah-sah saja, hanya saja jangan salahkan yang lihat merasa aneh. 

Pakaian pun ada peruntukannya, misalkan anda ingin berenang, akan jadi aneh jika anda wanita yang akan berenang tapi anda memakai pakaian seperti mukana. Atau anda akan main futsal, main sepakbola tapi kostum anda pakai gamis dan berserban pula, hehehe......
Yah, semoga saja ke depannya ada atlit renang, senam, balap sepeda, balap motor atau apa saja yang kostumya pakai gamis dan berserban, berdoa saja, amien........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.