Sudahlah, Ga Perlu Ngotot Belajar Bahasa Inggris - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Sabtu, 29 Desember 2018

Sudahlah, Ga Perlu Ngotot Belajar Bahasa Inggris


Dulu ketika saya merantau dan sempat bermukim di Pulau Jawa, tepatnya di satu tempat di wilayah Propinsi Jawa Timur yang cukup terkenal disebut dalam sejarah di era Gubernur Jenderal Belanda, Daendels berkuasa pada masa kolonial

Disini para warga dalam kesehariannya menggunakan bahasa etnis Madura baik di lingkungan rumah tangga maupun di luar rumah, padahal tempat ini berada di tanah daratan Pulau Jawa.

Karena berada di lingkungan mereka yang berbahasa berbeda dari bahasa ibu saya; bahasa Banjar, tentu saja saya tak dapat menggunakan bahasa ibu saya ini untuk berkomunikasi dengan mereka. Untunglah meski bahasa etnis Madura mendominasi pergaulan di perantauan saya ini, namun tak sedikit yang mengerti dan dapat berbahasa Jawa dengan baik meski dengan logat Jawa Timuran (Jawa Ngoko).

Karena kesulitan memahami bahasa Madura, dan sebelumnya dari kampung saya sudah dapat berbahasa Jawa Ngoko, maka saya lebih memilih menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi sambil pelan-pelan memperlajari bahasa Madura.

Nah, dari kasus diatas yang saya alami, saya berkunjung ke daerah orang lain yang berbeda bahasa, maka saya tak dapat berkomunikasi terkecuali menggunakan bahasa mereka. Ini sama saja bila misalkan ada orang dari mancanegara yang datang ke Indonesia; yang berbahasa Inggris, Mandarin, Jerman, Prancis, Arab dan sebagainya, haruslah mereka para pengunjung ini yang belajar bahasa Indonesia bukan malah kita tuan rumah yang belajar bahasa mereka, kebalik mas bro mbak sis, hehehe.......

Lagian seperti bahasa Inggris apa perlunya kita begitu getol mempelajarinya sedangkan kebanyakan dari kita belum tentu pergi ke luar negeri. Kalaupun kita mampu keluar negeri kendala bahasa tak menghalangi kita untuk berkomunikasi kalau sekedar say hello, tanya tempat, saling berkenalan dan sebagainya karena jaman now sudah banyak aplikasi cerdas yang bisa translate ke berbagai bahasa secara instant, wew.....

Suatu kali saya pernah ke Singapura, Malaysia dan Thailand, meski dengan maksud sok-sokan alias gaya-gayaan berbahasa Inggris dengan orang disana, mereka malah mengajak saya berbahasa Indonesia karena mereka melihat fisik saya yang Indonesia banget, hahaha.......

Lalu apa gunanya bahasa Inggris ? Karena petunjuk dan aplikasi perangkat ditulis dalam bahasa Inggris, misalkan saja cara penggunaan komputer; PC, Laptop, dan Gadget.

Nah, inilah pentingnya Indonesia mewajibkan para produsen apa saja untuk menggunakan petunjuk maupun manual book mereka dalam bahasa Indonesia, belajarlah dari Malaysia atau bahkan Tiongkok dan Jepang yang menggunakan bahasa mereka untuk petunjuk penggunaan komputer, masa kita kalah dari Malaysia yang dulu justru sempat mengimpor Guru dari Indonesia lalu berbalik mengimpor Pembantu Rumah Tangga dan Buruh, hahaha......

Sudahlah tak perlu ngotot belajar bahasa Inggris, belajar saja bahasa Jawa, Madura, Sunda, Bugis bahkan Dayak, karena ini akan banyak gunanya dalam pergaulan antar anak bangsa. Kalau suatu saat ketemu orang bule di tempat wisata di daerah kita, pakai saja bahasa Banjar atau bahasa Indonesia biar mereka kita paksa belajar bahasa kita, setuju......? Harus setuju jangan kebalik-balik kita yang dibikin dongo oleh mereka, hehehe.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.