Deal Politik Untuk Terwujudnya Jembatan Pulau Laut - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Sabtu, 12 Januari 2019

Deal Politik Untuk Terwujudnya Jembatan Pulau Laut

ilustrasi rekayasa komputer

Sangat sering saya mendapat pertanyaan terkait pembangunan jembatan penghubung antara daratan Pulau Laut Kotabaru dengan daratan Pulau Kalimantan (Tanah Bumbu), kapan bisa terwujud seperti jembatan Suramadu yang menghubungkan daratan Pulau Jawa (Surabaya) dengan daratan Pulau Madura.

Pertanyaan yang sangat sulit menjawabnya mengingat beberapa hal; dana pembangunannya yang sangat besar, serta kepentingan ekonomi yang nyaris tak ada selain hanya menghubungkan 2 daratan.

Membaca postingan di Jurnalisia Online pada segmen Infokus yang berjudul Berharap JembatanPulau Laut Terwujud dan Nyaris 'Tatiharap', pembahasan terkait jembatan ini bisa jadi dikatakan deadlock alias menemui jalan buntu.

Hanya saja Wakil Bupati Kotabaru, Ir. Burhanuddin yang selama ini begitu intens dan optimis akan terwujudnya jembatan penghubung ini, masih berharap dengan mengatakan; Bupati dan DPRD Kotabaru disarankan agar menemui langsung Presiden RI saat ini, Ir. Joko Widodo atau Jokowi, atau menunggu kawasan ekonomi khusus terwujud di Kotabaru sehingga terwujud pula penyelesaian jembatan.

Benar, inilah saatnya Bupati dan DPRD Kotabaru menemui langsung Presiden RI, karena di tangan Presiden lah semua impian warga Kabupaten Kotabaru khususnya yang di daratan Pulau Laut akan segera terwujud, dan tak menutup kemungkinan ini juga menjadi harapan warga Tanah Bumbu meski sedikit tak sebesar harapan warga Kotabaru.

Mumpung masih menyisakan waktu sekira 2 bulan ini, Bupati dan DPRD Kotabaru bisa saja melakukan deal secara politik baik kepada Presiden Petahana maupun kepada Capres/Cawapres saingan. Bisa saja dengan tawaran seluruh warga Kotabaru akan memilih Presiden Petahana agar pembangunan jembatan bisa selesai dan terwujud. Atau, jika Presiden Petahana tak bersedia, maka bisa ditawarkan ke Capres/Cawapres saingannya, why not ? Semua mesti ada perhitungannya, karena tak ada yang gratis apalagi untuk proyek sebesar jembatan penghubung tersebut.

Dan deal seperti di atas juga bisa berlaku kepada seluruh Caleg baik untuk DPRD Kotabaru, Propinsi Kalsel yang berada di Dapil Kotabaru, Caleg DPR RI dan DPD RI; memilih mereka dengan syarat bila terpilih akan fokus dan prioritas mengurusi perihal terwujudnya jembatan.
Ayo kapan lagi saatnya kalau tidak hanya pada waktu sekira 2 bulan ini saja lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.