Hutan Meranti, Indahnya Pemandangan Dari Kaki Gunung Sebatung - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Sabtu, 16 Maret 2019

Hutan Meranti, Indahnya Pemandangan Dari Kaki Gunung Sebatung

Kotabaru gunungnya bamiga,
Bamiga umbak manampur,
di sala karang,
Umbak manampur di sala karang.

Malam tadi tamimpi badatang,
Badatang iman di dada rasa malayang,
Iman di dada rasa malayang.

Itulah 2 paragraf syair lagu berjudul 'Paris Barantai' yang menggambarkan sekelumit tentang Kotabaru, satu tempat di daratan Pulau Laut dimana terletak ibukota Kabupaten Kotabaru yang terpisah dari daratan Pulau Kalimantan.
Syair lagu berbahasa Banjar dialek Kuala tersebut jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya kurang lebih seperti di bawah ini.

Kotabaru gunungnya diselimuti awan,
Berselimut awan, ombak berdebur,
di sela-sela batu karang,
Ombak berdebur di sela-sela batu karang.

Malam tadi bermimpi melamar,
Melamar, iman di dada terasa melayang,
Iman di dada terasa melayang.

Kotabaru bukan hanya seperti sekelumit syair di atas, tapi juga seperti kabupaten lainnya di Kalsel dengan berbagai potensi termasuk objek wisatanya yang layak untuk dikunjungi.

Di daratan Pulau Laut sendiri terdapat beberapa tempat yang sudah sangat sering dikunjungi oleh para wisatawan, yakni Taman Siring Laut dengan Wisata Kulinernya yang berada di bibir Selat Laut yang memisahkan antara daratan Pulau Kalimantan dengan daratan Pulau Laut. Kemudian ada Pantai Gedambaan di Desa Sarang Tiung. Terdapat juga air terjun Tumpang Dua. Namun kali ini saya ingin memperkenalkan objek wisata yang berada di kaki Gunung Sebatung, yang jaraknya tak terlalu jauh dari Kotabaru, ibukota Kabupaten Kotabaru, yakni Hutan Meranti.

Untuk mencapai objek wisata Hutan Meranti, dari Kotabaru bisa melewati Desa Sungai Jupi, jalan kesana seluruhnya beraspal, namun setelah memasuki kawasan setelah pintu masuk, jalan aspal menanjak dengan tikungan yang cukup tajam. Para pengendara terutama sepeda motor harus berhati-hati melewati tikungan menanjak tersebut apalagi jika usai hujan turun.


Jika kita dari arah Tanjung Serdang, bisa melewati kawasan yang bernama Gunung Ilahi, ikuti saja jalan beraspal dan petunjuk arah ke objek wisata tersebut.

Nah, jika sudah berada di Hutan Meranti, disini terdapat beberapa bangunan untuk para pengunjung beristirahat, juga terdapat beberapa gazebo. Dari sini para pengunjung dapat dengan leluasa memandang ke arah Selat Laut dengan segala aktivitasnya; kapal dan perahu yang hilir mudik, juga dapat melihat perkampungan dan pemukiman penduduk di bawahnya.

Dan di Hutan Meranti ini disediakan pula tempat untuk berfoto dengan latar belakang pemandangan di bawah Hutan Meranti. Hanya saja jika kebetulan kesana pada hari kerja, harus membawa bekal keperluan seperti makanan minuman dan sebagainya karena para pedagang yang biasanya membuka jualannya bisa tutup alias tak berjualan.
Nah tunggu apa lagi untuk berkunjung kesana biar dapat menikmati segarnya udara pegunungan dan menikmati indahnya pemandangan kaki Gunung Sebatung.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.