Katanya Mitra, Mana Perhatian Untuk Insan Pers ? - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Jumat, 10 April 2020

Katanya Mitra, Mana Perhatian Untuk Insan Pers ?


Urusan peduli dengan para Insan Pers atau Wartawan/Jurnalis, tampaknya Pemkab Tanah Laut yang punya kepeduliaan. 
Setidaknya sampai saat ini baru Pemkab Tanah Laut yang memberikan bantuan berupa paket Sembako kepada para Wartawan/Jurnalis seperti dilansir dari Situs Online Info Tanah Laut.

Kabupaten di Kalsel yang dikenal memiliki SDA yang kaya seperti Tanah Bumbu dan Kotabaru, belum ada tanda-tandanya mengikuti jejak Pemkab Tanah Laut, terutama Tanah Bumbu yang dikenal lebih makmur dibandingkan Pemkab/Kota di Kalsel.

"Tugas sebagai Wartawan/Jurnalis di Tanah Bumbu itu enak, bisa lebih makmur daripada di daerah lainnya di Kalsel."

Itu kalimat yang nyaris selalu saya dengar dari para Wartawan/Jurnalis yang berada di daerah lain.
Namun kalimat itu tak semuanya benar. Nyatanya soal perhatian Pemkab justru para Jurnalis di Tanah Laut lah yang menikmatinya.

Setali 3 uang dengan yang di Kotabaru, hingga saat ini pun Pemkab disana sepertinya adem ayem saja perihal perhatian terhadap para Jurnalis, padahal tidak saja warga yang terdampak penyebaran COVID-19 yang mendunia ini tapi juga para Jurnalis.

Tapi meski demikian para Jurnalis tetap berkerja semampunya dan dengan berbagai keterbatasan sambil memikirkan bagaimana caranya bisa tetap membuat berita juga dapur tetap ngebul. 

Harapan semua pihak yang tidak saja cuma harapan para Jurnalis pihak Pemerintah Daerah selaku mitra kerja para Insan Pers; pandemi COVID-19 ini cepat berlalu. Dan perlu juga memperhatikan mitranya yang selalu diharapkan bersinergi untuk ikut membangun daerah yakni Insan Pers, bukan pada saatnya diperlukan mereka disanjung tapi saat-saat kondisi beginipun mereka juga perlu diangkat dan digandeng, bukan kah anggaran milyaran rupiah sudah dipersiapkan untuk penanganan dampak COVID-19 (?) Apakah harus menunggu diantara para Insan Pers itu terpapar COVID-19 baru Pemerintah Daerah mengulurkan tangan bantuannya ? Mereka pun memiliki keluarga yang harus tetap hidup seperti sebelum pandemi COVID-19 ini mewabah. (ISP)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.