Andai Ponsel Boleh Dihidupkan di Sukhoi 100SJ - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Senin, 10 Maret 2014

Andai Ponsel Boleh Dihidupkan di Sukhoi 100SJ

Setiap kali naik pesawat, hal pertama yang kulakukan setelah memasang seatbelt adalah, mematikan ponsel. Karena aku selalu ingat pesan kru pesawat bahwa, sinyal ponsel dapat mengganggu komunikasi penerbangan. Namun aku sempat membaca informasi beberapa tahun lalu, maskapai penerbangan Garuda Indonesia sempat berencana akan membebaskan ponsel dalam kondisi hidup saat berada dalam pesawat dan penerbangan. Nyatanya rencana tersebut tak juga dilaksanakan. 



Padahal rencana itu termasuk langkah maju jika dilaksanakan. Karena para penumpang akan dengan mudah dapat berkomunkasi dengan siapa saja untuk mengabarkan kondisi dan keberadaannya, yang otomatis juga berarti mengabarkan kondisi dan keberadaan pesawat terbang yang sedang ditumpanginya. Hari ini sebuah pesawat Sukhoi Super Jet 100 buatan Rusia yang konon sangat canggih itu, mengalami kecelakaan. Rakyat negeri ini was-was. Pihak terkait sibuk melakukan pencarian. 

Kehilangan kontak setelah beberapa saat lepas landas. Tentu saja, karena satu-satunya alat komunikasi yang diandalkan adalah milik pesawat tersebut saja. Bayangkan seandainya diperbolehkan mengaktifkan ponsel, maka ada beberapa puluh ponsel yang bakal dapat dihubungi untuk mengetahui kondisi dan keberadaan pesawat terbang sebelum terjadi kecelakaan. Katanya teknologi manusia sudah sangat canggih, tapi masih belum dapat menemukan teknologi yang dapat membebaskan penggunaan ponsel didalam pesawat saat penerbangan. Ah manusia, baru memiliki secuil kepintaran dan kemampuan, sudah sombong. Sesungguhnya kuasa Allah tak akan bisa ditandingi oleh teknologi manusia sehebat apapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.