Tak Malu Hamil Diluar Nikah - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Jumat, 28 Maret 2014

Tak Malu Hamil Diluar Nikah

Tak ada kerudung ataupun penutup muka untuk menyembunyikan wajahnya. Bahkan tak malu sedikit pun bicara ke awak media.

Itulah yang saya saksikan pagi tadi di sebuah tayangan terkait selebriti Indonesia di salah satu stasiun televisi.
Ya, itulah seorang selebriti bernama DJ Verny, yang dengan lantang berbicara ke awak media; menuntut seseorang bernama Denny Sumargo yang ia tuding telah menghamilinya.


Sebetulnya perihal seorang pria menghamili wanita (diluar nikah), bukanlah berita yang eksklusif. Dimanapun di bagian wilayah Indonesia, pasti pernah kejadian seperti itu, apalagi di banyak bagian dunia.
Bedanya antara orang biasa (awam) dengan berstatus selebriti adalah pada pemberitaan.


Hubungan seks, kemudian si wanita mengalami kehamilan, menjadi menarik dan mengundang keingin tahuan orang banyak; dikarenakan figur-figur pelakunya. Seorang wanita dari warga biasa di kampung, di desa, di pelosok, yang hamil diluar nikah; sudah biasa, beritanya pun sekedar bisik-bisik tetangga alias MLM (Mulut Lewat Mulut). Dan yang sangat penting adalah si wanita yang hamil diluar nikah itu sangat malu, sembunyi didalam rumah agar tak dilihat orang lain.

Nah, itu sangat berbalik dengan seorang selebriti wanita yang saya lihat tayangannya di televisi tadi pagi. Dia tampaknya tak punya rasa malu (meski punya kemaluan). Dia tampak percaya diri.
Semoga tayangan di televisi tersebut yang jadi tontonan banyak orang, tidak berubah menjadi tuntunan, karena tuntunan pasti lebih baik jadi tontonan. Bila tontonan dati perbuatan tak layak bisa jadi tuntunan, maka akan banyak wanita di negeri ini yang kehilangan rasa malunya tanpa kehilangan kemaluannya.
Apalagi kita semua sudah mengetahui dampak dan efek dari pemberitaan media, terutama tayangan televisi yang menyajikan gambar hidup bersuara.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.