Lempar Batu - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Sabtu, 28 Oktober 2017

Lempar Batu

Hari ini ramai pemberitaan baik di media mainstream maupun media sosial terkait meledaknya pabrik kembang api di Tangerang yg menimbulkan beberapa korban. Selain itu adanya pihak yg meminta agar Menteri Tenaga Kerja ikut bertanggungjawab atas kejadian tersebut.

Saya jadi gagal paham jika yg meledak itu pabrik kembang api tapi yg dituntut ikut bertanggungjawab juga Menteri Tenaga Kerja. Memangnya Menteri Tenaga Kerja itu apa saja pekerjaan dan tugasnya ? Apalagi jika sampai peristiwa itu ikut pula menyerempet Kepala Negara agar ikut bertanggungjawab, maka pemahaman saya semakin tambah gagal.

Saya jadi ingin ikutan menuntut Menteri Tenaga Kerja juga jadinya, apa pasal ? Beberapa hari ini sampah di depan gang menuju tempat tinggal saya menumpuk tak diangkat oleh tenaga kerja pengangkutan sampah. Ini mesti jadi tanggungjawab Menteri Tenaga Kerja pula, yg tugasnya adalah terkait seluruh tenaga kerja di negeri ini.
Yg lain juga boleh jadinya ikutan menuntut Menteri Tenaga Kerja karena tukang bangunan, tukang ledeng, tukang becak, tukang ojek dan setiap pekerja apapun yg tak menyelesaikan tugasnya.

Pola pikir yg aneh jika tudingan cuma dialamatkan pada 1 orang atau 1 institusi saja. Harga Sembako naik, BBM mahal, LPG langka, biaya sekolah naik, apalah itulah yg naik dan mahal; semua ditimpakan ke Presiden, ke Gubernur, ke Bupati/Walikota, Camat, Lurah, Kepala Desa, Ketua RW, & Ketua RT, seolah semuanya diurusi mereka seakan tiap orang berada dalam tanggungjawab mereka. Lalu apa yg menjadi tanggungjawab rakyat ? Negeri dengan rakyat yg bertingkah aneh, dan akan terus aneh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.