Ga Usah Pakai Helm Cukup Kopiah Saja - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Sabtu, 21 Juli 2018

Ga Usah Pakai Helm Cukup Kopiah Saja

"Liat tuh, itu baru namanya orang Endonesa," ujarku kepada teman sambil menunjuk ke arah seorang pengendara sepeda motor yang tak pakai helm dan membelok di tempat yang terdapat rambu larangan.

"Kalo belum seperti itu belum orang Endonesa," lanjutku.

Sebenarnya aku cuma menyindir diri sendiri yang tampak dari luar patuh aturan lalulintas dengan selalu memasang sabuk pengaman saat menyetir mobil, tapi beberapa tahun tak bayar pajak kendaraan bermotor, hehehe....... 
Aku sekalian menyindir teman, sahabat, kerabat dan famili serta seluruh rakyat Endonesa.

courtesy : hargo.co.id
Aku pun sering bicara seperti itu saat berkendara dengan istri dan anak-anak. Entah kenapa aku selalu merasa jengkel jika melihat para pelanggar lalulintas di jalan umum, yang paling banyak adalah para pengendara sepeda motor yang tak pakai helm. 

Pemandangan mereka yang tak pakai helm ini kebanyakan pada hari Jumat; pergi dan pulang shalat Jumat, seolah pada hari ini semua kewajiban pakai helm tak berlaku, cuma pakai kopiah dan peci ke tempat ibadah, hiks.....baru tau saya.

Tadi siang aku dibuat jengkel oleh 2 pengendara sepeda motor yang berboncengan; keduanya tak pakai helm, cuma pakai peci putih, eh pas membelok di tempat larangan pula. Dan ini terlalu sering kusaksikan.
Mungkin mereka pikir dengan berpeci saja sudah bisa menghapuskan semua aturan berlalulintas, ah....beginilah kelakuan kita yang mentang-mentang mayoritas. Atau mungkin juga mereka pikir tak perlu mematuhi aturan yang dibuat manusia, hanya mematuhi aturan yang dibikin Tuhan saja, alamak....kalo begitu tak usah saja ada aturan apapun, misalkan tak perlu bayar pajak karena sudah bayar zakat, dan lainnya.

Orang-orang seperti itu jika ditegur dan diingatkan biasanya malah kita yang dianggap sok disiplin, sok patuh dan taat, atau memasang wajah tak berdosa seolah tak tahu menahu, atau senyum-senyum tersipu

Aku sering berpikir bagaimana seseorang yang bisa patuh dengan perintah Tuhan dan menghindari laranganNya tapi berkebalikan tak patuh dan taat dengan aturan yang dibuat bersama agar tertib padahal kakinya masih berpijak di tanah dan masih menghirup nafas dunia, hehehe.......
Gagal paham tak, atau menolak paham ? Let it be.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.