Anda Kenal Mardani H. Maming ? - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Selasa, 03 September 2019

Anda Kenal Mardani H. Maming ?

"Ga kenal."

Itulah komentar pendek namun cukup menyakitkan yang membacanya apalagi kalau terbaca oleh orang yang bersangkutan yang terkena langsung komentar tersebut. Komentar itu saya baca dari seorang Netizen yang mengomentari berita seseorang yang siap akan maju mencalonkan diri sebagai Cabup Tanah Bumbu di 2020.

Komentar yang sangat merendahkan dan bernada 'underestimate' terhadap seseorang seolah setiap orang itu harus dikenal dan menjadi terkenal dulu barulah berbuat sesuatu.

Saya sangat yakin dulunya hanya segelintir orang di Tanah Bumbu yang mengenal siapa itu sosok Zairullah Azhar sebelum beliau dilantik menjadi Penjabat Bupati dan kemudian menjadi Bupati Definitif Tanah Bumbu. Namun waktulah yang kemudian bergulir dan membuat seorang Zairullah Azhar menjadi dikenal oleh warga Tanah Bumbu dikarenakan kegiatannya sebagai seorang Kepala Daerah. Dan tak bisa dipungkiri peran media yang terus mengekspos sosok tersebut sehingga menjadi dikenal luas.

Siapa yang mengenal sosok Mardani H. Maming sebelum ia menjadi Bupati Tanah Bumbu ? Yang pasti mengenalnya adalah orang-orang yang tinggal di Batulicin, lingkungan dimana ia bersekolah serta lingkungan pergaulannya. Hanya segelintir warga Tanah Bumbu yang mengenal sosok Mardani H. Maming ketika ia usai menamatkan sekolahnya di Tulungangung Jawa Timur dan kembali ke Batulicin untuk mengurus perusahaan keluarganya di bidang pelayaran pada masa itu.

Sebelum Mardani H. Maming menjadi Bupati di periode pertamanya bersama Difriadi Darjat di kurun waktu 2010-2015, mungkin hanya sebagian kecil yang masih ingat Mardani H. Maming sempat sebagai Anggota DPRD Tanah Bumbu yang kemudian mundur untuk mencalon jadi Bupati Tanah Bumbu. Dan lagi-lagi karena waktu jualah yang membuat seorang Mardani H. Maming menjadi dikenal di seantero Tanah Bumbu, lalu di regional Kalsel hingga kini dikenal secara nasional. Dan juga ini karena andil berbagai jenis media baik yang mainstream maupun jejaring sosial.

Dan seberapa banyak orang di Tanah Bumbu yang mengenal sosok H. Sudian Noor yang kini menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu ketika ia masih sebagai pengusaha bidang konstruksi ? 
Saya yakin hanya segelintir yang tahu dan mengenalnya. 

Saya teringat satu adagium 'tak kenal maka tak sayang', yang maksudnya seseorang memang mesti memperkenalkan diri agar bisa dikenal. Harus bersikap aktif bukan pasif menunggu dikenal. Untuk jadi dikenal mestilah menempuh berbagai cara yang ia rasa cocok ia lakukan termasuk memperkenalkan diri melalui berbagai jenis media maupun secara langsung terjun ke tengah-tengah komunitas dan masyarakat melalui berbagai kegiatan.

Memang tak mudah untuk menjadi terkenal, namun jika sudah terkenal pun tak lantas menjadikan sesuatu menjadi mudah. 
Dan urusan dikenal dan terkenal ini seperti satu barisan yang sangat panjang yang mana setiap orang harus berusaha untuk bisa berada di depan bukan pasrah menanti giliran. Berpikirlah dari sekarang untuk tidak meremehkan orang yang belum dikenal dan terkenal karena ia sedang berusaha untuk kita kenali, dikenal dan terkenal. (ISP) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.