Jodoh, Rejeki, Maut, Plus? - ISP68

Xticker

Merangkai Kata Merajut Asa

Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung
Klik atau Tekan Saja Foto di Bawah Ini Untuk Pemesanan Langsung

Rabu, 02 April 2014

Jodoh, Rejeki, Maut, Plus?

Sering kali dan selalu sama wejangan para Ustad ataupun sebutan untuk Ulama lainnya, dalam tausiyahnya mereka selalu mengatakan; terdapat 3 hal yang menjadi rahasia Illahi yang tak akan pernah diketahui oleh manusia siapapun dia.

Tiga hal tersebut adalah; jodoh, rejeki dan maut (kematian) pada diri tiap manusia. Kebanyakan manusia cuma bisa meramal atau menerka-nerka, yang tentu saja tidak bisa diharapkan kepastian, namanya juga rahasia Illahi.


Namun menurut salah seorang kenalanku yang kuketahui suka membicarakan tentang agama, bukan 3 hal saja yang tak akan pernah diketahui oleh manusia biar kelasnya Nabi ataupun Rasul.
Datangnya waktu kiamat termasuk yang tak dapat diketahui oleh manusia. Yesus yang dianggap oleh umat Nasrani sebagai salah satu oknum yang diyakini konsubstansial atau memiliki substansi yang sama dengan Sang Bapa; tak mengetahui kapan kiamat datang saat ditanya oleh para prngikutnya. “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.” (Markus 13:32).


Selain kedatangan hari kiamat yang tak dapat diketahui kapan, menurut kenalanku 2 hal lagi juga tak bisa diketahui, yakni; angka atau nomor Togel (Toto Gelap, sejenis judi tebak). Hal lainnya adalah kita tidak pernah tahu kapan ban mobil ataupun ban sepeda motor kempes atau gembos, kita tahunya setelah terjadi.
Jika ada seseorang yang tahu berapa angka atau nomor yang akan keluar, maka dipastikan para Bandar/Cukong semuanya akan bangkrut, dan judi Togel musnah dari muka bumi. Atau kita bisa tahu kapan ban mobil, sepeda motor, maupun sepeda kempes/gembos, dipastikan tak ada orang yang bakal membuka usaha tambal ban.


Silakan percaya atau tidak, tapi tak salah untuk jadi bahan renungan; bahwa manusia memiliki sangat banyak keterbatasan jika ingin membandingkan dirinya dengan Sang Pencipta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar singkat & padat.
Tak bernuansa SARA.
Tak membully.